ASKEP KEDARURATAN SISTEM JANTUNG DAN PEMBULUH DARAH
Asuhan Keperawatan Pasien Krisis Hipertensi:
Merupakan kedaan, dimana tekanan darah meningkat dan menetap pada nilai yang tinggi ( distosik 120 – 150 mmHg ) atau lebih dan disertai penyulit seperti
ensepalopati, payah jantung kiri akut, perdarahan otak, hipertensi maligan ganas / cenderung mengarah ke keadaan buruk.
1 . Penurunan curah jantung sehubungan de-ngan peningkatan kerja otot jantung akibat dari pada peningkatan tekanan darah
Data Penunjang :
Tekanan darah lebih da-ri 160/95 mmHg. Pu-sing, lemah, lelah, kebal diekstremitas kram otot, gangguan penglihatan, keringat dingin, susah nafas, palpitasi, perifer dingin epistaksis. Penurunan curah jantung dapat diatasi :
Kriteria :
- Peranafasan 16-24 x / menit
- Tekanan darah
- 100 = 160 mmHg
- 70 – 90
- NR 60 – 100 x / menit - Kaji observasi peningkatan tekanan da-rah setiap 1 jam riwayat hipertensi.
Rencana Tindakan:
- Ukur tekanan darah pada kedua lengan pada saat tidur, duduk &berdiri.
- Kaji adanya sakit dada, sesak nafas, pe-nurunan produksi urine.
- Observasi perubahan sensorik / motorik seperti adanya sakit kepala, perubahan tingkah laku, mual, muntah, gangguan penglihatan, kejang, dan lain-lain.
- Anjurkan pasien istirahat.
- Anjurkan makan dengan porsi kecil.
- Kerjasama dengan tim kesehatan, dalam :
- Pemberian diet rendah garam
- Pemberian obat-obat anti hipertensi.
2. ………………….
Categories: Ilmu Keperawatan
askep jantung paru, kedaruratan, sistem jantung, sistem paru
Komentar Terakhir